Teknologi

Cara Membuat SKCK Online 2026 Terlengkap: Syarat, Biaya, dan Panduan Super App Polri

Membutuhkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) untuk melamar kerja, seleksi CPNS, atau mengurus visa? Kini, Anda tidak perlu lagi antre berjam-jam dari subuh di kantor polisi. Kemajuan teknologi telah mengubah segalanya.

Melalui aplikasi Super Apps Presisi, cara membuat SKCK online bisa dilakukan langsung dari HP Anda. Kami telah merangkum panduan terbaru dan paling akurat di tahun 2026, lengkap dengan syarat dokumen (termasuk aturan BPJS Kesehatan terbaru), biaya resmi, hingga langkah-langkah pencetakan fisiknya.

Daftar Isi

Apa Itu SKCK dan Fungsinya?

SKCK adalah dokumen resmi terbitan Polri yang menerangkan ada atau tidaknya catatan kriminal seseorang berdasarkan data rekam jejak kepolisian. Surat ini sangat krusial sebagai alat pembuktian kelakuan baik bagi Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA).

Di tahun 2026, SKCK hampir selalu menjadi syarat mutlak untuk berbagai keperluan birokrasi. Mulai dari melamar pekerjaan di perusahaan swasta, mendaftar CPNS, pencalonan pejabat publik, pengurusan adopsi, hingga syarat pengajuan visa ke luar negeri. Tanpa dokumen ini, proses kelengkapan administrasi Anda dipastikan akan tertunda.

Syarat Membuat SKCK Online 2026

Syarat membuat SKCK online mencakup persiapan dokumen identitas resmi, pas foto, dan bukti kepesertaan BPJS Kesehatan aktif. Mulai 1 Maret 2024 hingga saat ini, kepesertaan BPJS Kesehatan menjadi syarat wajib berdasarkan Peraturan Polri (Perpol) Nomor 6 Tahun 2023.

Siapkan hasil scan atau foto dari dokumen asli berikut ini di memori HP Anda sebelum memulai pendaftaran aplikasi:

Syarat Pembuatan Skck
  • KTP asli (untuk verifikasi identitas sistem Dukcapil).
  • Kartu Keluarga (KK).
  • Akta Kelahiran, Surat Kenal Lahir, Ijazah, atau Buku Nikah (pilih salah satu).
  • Paspor (khusus bagi Anda yang membuat SKCK untuk keperluan perjalanan ke luar negeri).
  • Pas foto terbaru ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar dengan latar belakang merah. Ketentuan wajib foto: pakaian sopan dan berkerah, tidak menggunakan aksesoris wajah, dan bagi pemohon berhijab wajah harus terlihat utuh tanpa tertutup.
  • Tanda bukti status kepesertaan aktif program JKN / BPJS Kesehatan. Baca
  • Dokumen rumus sidik jari. (Bagi yang belum punya, Anda bisa membuatnya di bagian Inafis saat nanti mengambil SKCK di kantor polisi).

Tips Pro dari Kami: Pastikan seluruh file foto atau scan dokumen Anda memiliki resolusi yang jelas, tidak buram, teks terbaca utuh, dan tidak terkena pantulan cahaya lampu. Berdasarkan pengalaman, file dokumen yang buram adalah alasan nomor satu mengapa pengajuan SKCK online sering ditolak oleh sistem verifikasi kepolisian.

Biaya dan Masa Berlaku SKCK

Biaya resmi pembuatan SKCK online maupun offline adalah sebesar Rp30.000 untuk WNI dan Rp100.000 untuk WNA. Ketentuan tarif ini bersifat nasional dan merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Polri.

Dalam metode online, pembayaran SKCK diproses menggunakan sistem transfer melalui BRI Virtual Account (BRIVA). Sedangkan untuk masa berlakunya, SKCK sah digunakan selama 6 (enam) bulan sejak tanggal dokumen diterbitkan. Jika masa berlakunya habis, dokumen tersebut dapat diperpanjang kembali.

Cara Membuat SKCK Online via Super Apps Presisi

Cara membuat SKCK online kini sepenuhnya dipusatkan pada satu pintu melalui aplikasi Super Apps Presisi Polri, dan tidak lagi menggunakan situs website lama. Sistem berbasis aplikasi ini jauh lebih aman, bebas calo, serta terintegrasi langsung dengan database kependudukan nasional.

1. Pendaftaran dan Verifikasi Akun

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat dan memverifikasi profil akun pada aplikasi resmi Polri. Pastikan HP Anda terhubung dengan koneksi internet yang stabil.

  • Unduh aplikasi Super Apps Presisi Polri secara gratis di Google Play Store (Android) atau Apple App Store (iOS).
  • Buka aplikasi, pilih menu Profil di sudut kanan bawah, lalu klik tombol Daftar Akun Baru.
    Pendaftaran Superapp Polri
  • Masukkan data dasar Anda: Nama Lengkap (sesuai e-KTP), alamat Email, Nomor HP aktif, dan buat kata sandi (password).
  • Cek email Anda, lalu masukkan kode OTP yang dikirimkan oleh sistem untuk konfirmasi pembuatan akun.
  • Kembali ke profil dan klik Verifikasi Sekarang. Masukkan NIK KTP Anda.
    Verifikasi Dengan Nik
  • Lakukan verifikasi wajah biometrik (selfie scan) dengan mengikuti arahan di layar HP Anda.

2. Pengajuan dan Pengisian Formulir

Setelah akun terverifikasi yang ditandai dengan ikon centang hijau, Anda siap memulai proses pengajuan pembuatan SKCK di aplikasi.

  • Pilih menu SKCK pada halaman beranda aplikasi, lalu ketuk tombol Ajukan SKCK.
  • Aplikasi akan menampilkan rincian persyaratan. Baca dengan teliti, kemudian klik Simpan dan Lanjutkan.
  • Pilih lokasi pemohon saat ini (Dalam Negeri atau Luar Negeri). Sistem akan otomatis melakukan pengecekan status JKN/BPJS Kesehatan Anda.
  • Lengkapi formulir berjenjang yang disediakan: mulai dari Alamat Domisili, Hubungan Data Keluarga (istri/suami/orang tua), Ciri Fisik (tinggi, berat badan, golongan darah), Riwayat Pendidikan Terakhir, hingga Informasi Perjalanan Luar Negeri (kosongkan jika tidak ada).
  • Unggah file gambar dari dokumen syarat yang telah Anda siapkan (KTP, KK, Ijazah, dan Pas Foto berlatar merah).
  • Pilih jenis dan rincian Tujuan Keperluan SKCK Anda (misalnya: Melamar Pekerjaan CPNS).
  • Pilih Lokasi Pengambilan SKCK (tingkat Polsek, Polres, Polda, atau Mabes Polri) yang terdekat dengan wilayah tempat tinggal Anda, lalu tetapkan tanggal kunjungannya.

3. Proses Pembayaran SKCK

Setelah seluruh formulir diisi dan dikonfirmasi kebenarannya, Anda akan beralih ke tahap penyelesaian tagihan administrasi.

  • Pilih metode pembayaran yang ditampilkan, yaitu BRI Virtual Account (BRIVA).
  • Salin nomor rekening Virtual Account yang muncul. Segera selesaikan tagihan karena terdapat batas waktu kedaluwarsa pembayaran (umumnya 24 jam).
  • Anda bisa membayar tagihan tersebut lewat Mobile Banking (BRImo atau bank lain yang mendukung), ATM, maupun Internet Banking.
  • Setelah tagihan sukses dibayar, kembali ke aplikasi dan periksa menu Riwayat. Status SKCK akan berubah menjadi “Sudah Dibayar & Dalam Proses”, lalu secara berkala akan berubah hijau menjadi “Disetujui dan Siap Cetak”.
  • Unduh Bukti Pendaftaran dan Bukti Pembayaran (dokumen ini berisi barcode cetak) yang masuk ke email Anda.

Cara Mengambil SKCK di Kantor Polisi

Pengambilan SKCK fisik harus dilakukan langsung di loket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sesuai markas polisi yang Anda tunjuk di aplikasi. Anda harus hadir pada tanggal pilihan Anda saat jam operasional dinas (umumnya Senin – Jumat, pukul 08.00 – 14.30 waktu setempat).

Bawalah beberapa perlengkapan wajib di bawah ini saat mengambil SKCK:

  • Kertas cetak (print out) yang berisi kode barcode pendaftaran dan struk pelunasan pembayaran.
  • Membawa pas foto fisik ukuran 4×6 latar merah (bawa minimal 3 lembar untuk arsip petugas).
  • Surat Rumus Sidik Jari (jika belum pernah memindai sidik jari, datangi loket Inafis di polres tersebut terlebih dahulu untuk membuatnya).
  • Salinan fotokopi KTP, KK, dan Ijazah (sebagai antisipasi bilamana petugas meminta pencocokan fisik).

Serahkan seluruh berkas barcode kepada petugas di loket SKCK. Petugas akan memindai kode Anda, melakukan verifikasi akhir, dan langsung mencetak lembar SKCK Anda. Tanpa perlu antre isi formulir dari awal, proses ini rata-rata hanya memakan waktu 5 hingga 15 menit saja.

Tingkat Kewenangan Penerbitan SKCK

Sangat penting untuk memahami bahwa tujuan spesifik pembuatan SKCK Anda harus disesuaikan dengan wewenang lokasi pencetakannya. Apabila Anda mendaftar lowongan CPNS namun SKCK Anda diterbitkan oleh Polsek, maka berkas lamaran tersebut dipastikan tidak memenuhi syarat.

Berikut adalah tabel perbandingan fungsi SKCK berdasar unit instansi kepolisian yang menerbitkannya:

Tingkat KepolisianFungsi / Keperluan SKCK yang Diterbitkan
Polsek (Kecamatan)Melamar pekerjaan swasta lokal, pencalonan kepala desa, pengurusan pindah alamat, hingga pendaftaran melanjutkan sekolah/kampus di dalam negeri.
Polres (Kabupaten/Kota)Pendaftaran seleksi CPNS/PPPK, calon anggota TNI/Polri, pegawai BUMN, pencalonan pejabat daerah (bupati/wali kota), dan syarat kepemilikan senjata api non-organik.
Polda (Provinsi)Persyaratan penerbitan paspor/visa, melamar kerja lintas negara, pencalonan anggota legislatif tingkat provinsi (DPRD), dan pencalonan gubernur.
Mabes Polri (Nasional)Keperluan program adopsi anak, naturalisasi kewarganegaraan, pendidikan tinggi luar negeri, pencalonan presiden/wapres, dan izin tinggal tetap (ITAP) WNA.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah bisa membuat SKCK online beda domisili?

Bisa. Sistem Super Apps Presisi memungkinkan Anda mendaftar dari mana saja. Namun, proses rekam sidik jari dan pengambilan formulir fisik (cetak) tetap harus dilakukan di Polsek/Polres sesuai dengan alamat domisili asli yang tercetak di e-KTP Anda. Pengambilan dapat diwakilkan menggunakan surat kuasa bermeterai jika Anda benar-benar berhalangan.

Berapa lama proses pembuatan SKCK online?

Waktu yang dibutuhkan untuk mendaftar dan mengisi formulir di aplikasi hanya sekitar 10-15 menit. Setelah disetujui, durasi pengambilan fisik SKCK di kantor polisi biasanya sangat singkat, memakan waktu 5 hingga 15 menit, dengan catatan Anda sudah memiliki lembar rumus sidik jari.

Apakah membuat SKCK masih butuh surat pengantar RT/RW?

Tidak perlu lagi. Berdasarkan regulasi dan sistem digitalisasi terbaru tahun 2026, Anda tidak perlu lagi membawa surat pengantar dari ketua RT, RW, maupun Kelurahan/Desa. Cukup lengkapi data identitas nasional dan BPJS Anda secara online.

Bagaimana jika BPJS Kesehatan saya mati atau menunggak iuran?

Sistem kepolisian telah tersinkronisasi dengan JKN. Jika status BPJS Anda nonaktif, aplikasi akan memberi peringatan. Anda diwajibkan melunasi tunggakan atau menunjukkan bukti fisik keikutsertaan program cicilan tunggakan (REHAB) dari BPJS Kesehatan kepada petugas loket agar SKCK dapat dicetak.

Apakah seseorang dengan masa lalu kriminal bisa membuat SKCK?

Tentu saja. Mantan narapidana tidak kehilangan haknya untuk mendapatkan layanan SKCK. Perbedaannya, petugas kepolisian akan mencantumkan secara jujur riwayat tindak pidana yang pernah dilakukan di lembar SKCK tersebut. Pemohon juga wajib menyerahkan salinan surat putusan sidang pengadilan.

Itulah panduan lengkap cara membuat SKCK online di tahun 2026. Dengan memanfaatkan keunggulan aplikasi Super Apps Presisi, sistem birokrasi berubah menjadi lebih modern, efektif, dan minim antrean. Pastikan Anda memeriksa ulang kelengkapan dokumen, memastikan koneksi internet stabil saat mengunggah file, dan membayar biaya PNBP sesuai tenggat waktu. Siapkan semuanya dari rumah, datangi kantor kepolisian dengan membawa barcode, dan bawa pulang SKCK Anda dengan mudah.